Taruhan River

River adalah salah satu babak yang sangat unik. Pada semua ronde pertaruhan sebelumnya, setiap pemain memiliki kesempatan untuk memperbaiki kartunya. Di river, taruhan adalah nilai murni taruhan atau bluff. Anda tidak perlu untuk menjatuhkan seseorang, dan tidak mungkin untuk melakukan semi-bluff. Perubahan dalam permainan ini membutuhkan perubahan dalam strategi. Oke, saya akan membahas tiga situasi umum di mana pemain hebat bisa unggul dalam babak river, tentu saja Anda bisa mempraktekkannya nanti.

Multi-way pot dengan kartu semi-kuat

Anda berada di posisi tengah. Anda menunggu check-raise. Button bets, small blind call, Anda melakukan check-raise, button dan small blind call pada raise Anda.

Munculah jack lain, jadi sekarang Anda sedang hold trips. Anda bertaruh button dan small blind call.
Muncul 10 pada river, tetapi tidak ada flush draw di board.

Selain Anda, dua pemain lain masih dalam pot. Taruhan small blind (batas minimum taruhan). Sekarang giliran Anda dan button (posisi dealer) adalah setelah Anda. Apa yang akan Anda lakukan?

Jelas, jangan fold (mundur dari taruhan). Terlalu banyak uang dalam pot untuk meletakkan trips dengan top kicker. Jadi, dua opsi Anda adalah dengan melakukan raise (menaikkan nilai taruhan) atau call (memasang nilai taruhan yang sama). Dalam situasi ini, saya pasti akan memilih call. Alasannya sederhana, kemungkinan besar bahwa pemain pada button akan call juga.

Namun, jika Anda melakukan raise, pemain tersebut mungkin akan fold. Jika Anda melakukan raise, si small blind kemungkinan akan melakukan reraise (memperbesar nilai taruhan dari raise sebelumnya) kepada Anda, jika dia mengalahkan Anda. Namun, dia hanya akan melakukan call Anda, jika Anda mengalahkannya. Oleh sebab itu, jika Anda memiliki kartu terbaik, Anda kemungkinan akan memenangkan jumlah yang sama banyak saat Anda melakukan call atau raise. Namun, jika Anda memegang kartu terbaik kedua, Anda kemungkinan akan kehilangan dua taruhan besar jika Anda melakukan raise alih-alih call.

Jadi katakanlah ada peluang 50% Anda menang. Mari kita asumsikan juga ada kemungkinan 50% button akan melakukan call, jika Anda call tetapi akan selalu fold jika Anda raise.

Sekarang, kita harus menganalisis permainan yang tepat berdasarkan dua skenario: kapan Anda call dan saat Anda raise.

Jika Anda call: Jika Anda call dan kalah, Anda akan kehilangan satu taruhan. Namun, jika Anda call dan menang, Anda mungkin akan memenangkan 1,5 taruhan (50% button akan melakukan call dan kalah dari Anda).

Jika Anda melakukan raise: Jika Anda raise dan kalah, Anda akan kehilangan tiga taruhan. Hal ini dikarenakan small blind akan melakukan reraise. Jika Anda memiliki kartu yang menang, Anda akan memenangkan dua taruhan. Button akan selalu fold dan small blind akan melakukan call pada raise Anda.

Jelas, ini adalah contoh yang tidak sempurna. Probabilitas ini sedikit ‘ngaco’, tetapi ini akan membuktikan suatu hal. Jika Anda melakukan call, Anda berharap memenangkan 0,5 taruhan (1,5 saat Anda menang 1 jika kalah). Jika Anda melakukan raise, Anda berasumsi kalah 1 taruhan (2 jika Anda menang, 3 jika Anda kalah). Dengan demikian, melakukan call akan memberi Anda nilai yang diharapkan dari 1,5 taruhan!

Pada babak river, Anda tidak perlu khawatir. Pada situasi yang dijelaskan di atas, Anda memiliki kartu yang dapat mengalahkan sebagian dari mereka. Beberapa yang bisa mengalahkan Anda tentu tidak akan melakukan fold, jika Anda raise (mereka akan jauh lebih mungkin melakukan reraise kepada Anda). Dengan demikian, Anda hanya fokus untuk memenangkan taruhan sebanyak mungkin atau meminimalkan kerugian Anda jika Anda berada dalam posisi yang tak menguntungkan.

Mendapatkan taruhan ekstra dengan meminta seseorang melakukan call, setelah Anda memiliki nilai yang sama besarnya dengan call dari seseorang yang Anda raise. Ketika Anda memiliki pegangan yang kuat, tetapi berpotensi dikalahkan saat river, sering kali lebih baik untuk memungkinkan orang untuk membuat call, setelah Anda kemudian mencoba untuk mengambil satu taruhan lagi dari satu orang dengan melakukan raise kepada pemain tersebut.

Angkat kepala Anda saat Anda menjadi agresor

Saat Anda memegang top pair pada heads-up pot, Anda kemungkinan besar akan bertaruh melalui flop (tiga kartu terbuka pertama) dan turn (kartu ke-4 yang dibuka dari 5 kartu komunitas di meja). Sekarang, anggaplah river membentuk kartu yang mengerikan. Apa yang akan Anda lakukan?

Hal itu tentunya sangat tergantung pada posisi Anda. Katakanlah Anda memiliki posisi. Misalnya, pemain tersebut berada di posisi tengah dan Anda berada di button. Lawanmu melakukan check (tidak bertaruh). Anda berpikir untuk membuat taruhan nilai, meskipun Anda khawatir akan check-raise. Katakanlah dia akan selalu melakukan raise, jika dia mengalahkan Anda dan akan selalu call jika Anda mengalahkannya. Ini berarti Anda membutuhkan peluang 2/3 untuk menang. Ini dikarenakan Anda akan memenangkan satu taruhan jika Anda memiliki kartu yang lebih baik dan kalah dua kali jika ia memiliki kartu yang lebih baik.

Tentu saja terdapat situasi di mana dia masih akan melakukan call dengan kartu yang lebih baik dan tidak melakukan raise terhadap Anda. Terdapat saat-saat dimana dia akan raise kepada Anda bahkan ketika Anda memiliki kartu yang lebih baik.Anda perlu menggunakan penilaian Anda sendiri apakah akan bertaruh dalam situasi ini. Ada sangat sedikit solusi yang bisa saya tawarkan sebagai saran mengenai hal ini karena keputusan ini sangat situasional. Ingatlah bahwa Anda tidak perlu takut jika hanya satu jenis pegangan yang bisa mengalahkan Anda. Asalkan ada kartu terbaik kedua yang mungkin akan membuat cry-call, Anda harus bertaruh. Namun, jika satu-satunya hal yang bisa dia call adalah draw yang miss dan kartu lain yang mungkin dia pegang sekarang akan mengalahkanmu, kamu mungkin harus melakukan check padanya.

Jika Anda berada di posisi awal, Anda harus lebih berani bertaruh. Mengapa? Karena walaupun dia memiliki kartu yang kuat, dia akan melakukan bet atau raise Anda. Dengan demikian, Anda hanya akan kalah satu taruhan lagi dengan taruhan awal. Namun, seringnya, dia mungkin tidak akan memiliki kartu sekuat itu. Dia masih akan melakukan call kepada Anda, karena potnya akan sangat besar sehingga dia harus membuat crying call (call saat pemain tidak punya hand terbaik).

Bahkan jika dia memiliki kartu yang cukup kuat, dia mungkin tidak akan melakukan raise kepada Anda. Saat Anda bet padanya, Anda sudah menunjukkan kekuatan Anda. Dia akan enggan untuk melakukan raise, karena dia akan takut pada reraise. Namun, jika Anda melakukan check, dia mungkin merasakan kelemahan dan akan bet. Karena itu, apakah Anda melakukan bet atau check, Anda kalah satu taruhan. Taruhan awal Anda tidak masalah dalam skenario ini.

Tentu saja, ada beberapa situasi di mana Anda tidak boleh bertaruh pada made-hand Anda, jika Anda adalah petaruh pertama. Jika Anda memegang AJ dan board adalah AJ5QT dengan draw flush di board, Anda mungkin harus melakukan check. Tetapi poin penting adalah bahwa Anda harus lebih berani bet bila Anda di river Limit Hold’em.

Tegakkan Kepala ketika Anda drawing

Jika Anda mencapai big draw, apa yang Anda lakukan? Jika Anda memiliki posisi, itu sudah jelas. Bet and raise! Anda kemungkinan besar memiliki kartu terbaik, dapatkan nilai Anda darinya! Namun, jika Anda berada di luar posisi, hal tersebut menjadi jauh lebih sulit. Apakah Anda akan melakukan check-raise atau Anda akan terus bertaruh? Itu tergantung pada lawanmu.

Jika lawan Anda sangat agresif, saya akan merekomendasikan check-raise. Pertama, dia mungkin tidak memiliki apa-apa dan hanya menggertak Anda sepanjang permainan. Dia mungkin mencoba flush, jadi biarkan saja dia! Juga, maniak hampir selalu mencari taruhan nilai ketika pemain lain menunjukkan kelemahan, jadi check-raise harus dilakukan.

Namun, jika pemain Anda ketat, Anda harus melakukan bet. Para pemain ini mudah takut, terutama dengan flush. Jika Anda mendapat straight atau trip, Anda mungkin dapat melakukan check-raise. Tetapi jika Anda mendapat draw, Anda harus bet.

Jika pemain yang ketat cenderung melakukan fold pada river bet, maka Anda harus mempertimbangkan untuk melakukan bluff pada river selanjutnya. Secara umum, fold on river adalah kebijakan yang buruk. Lihat kapan untuk melakukan fold dan alasan mengapa. Pemain yang ketat mungkin telah fold, karena dia bluffing atau gagal draw.

Namun, jika tampaknya pemain yang ketat benar-benar mau fold pada river, Anda harus mempertimbangkan bet di river untuk selanjutnya jika Anda kehilangan draw Anda, tetapi draw lain yang menakutkan datang. Pemain seketat ini jarang didapat, tetapi Anda harus memanfaatkannya saat menemukannya.